Yang belum baca dari part pertama silahkan klik di sini. Selamat membaca.
Continue reading →
Yang belum baca part 1 nya klik di sini. Selamat membaca.
Continue reading →
Sekolah sudah sangat sepi ketika Hari hendak pulang. Ketika melewati gerbang, ia melihat Deni di depan gerbang. Deni menatap tajam ke arah Hari. Tatapannya penuh amarah. Deni menghampiri Hari. Hari hanya memperhatikan tingkah sahabatnya itu. Ketika jarak mereka berdua hanya tinggal beberapa senti, Deni menarik kerah baju Hari. Tak lama tinju Deni telah bersarang di perut Hari dan kemudian beralih kebagian tubuh yang lainnya. Hari yang tak siap dengan serangan dari sahabatnya itu tak bisa berkutik.
Seberkas cahaya matahari menerobos masuk melalui jendela dan jatuh tepat di atas mukaku, membangunkanku dari tidurku. Ketika bangun aku langsung menatap jam yang berada di samping tempat tidur.
Continue reading →
Rama berlari menyeberang jalan untuk menyelamatkan seorang gadis yang hampir tertabrak truk. Namun naas, ketika ia menyelamatkan gadis itu, ia terjatuh dan tangannya terlindas truk itu. Sejenak ia mendengar suara gadis tu menjerit namun tak lama pandangannya menjadi buram dan ia pingsan. ketika ia sadar, ia sudah berada di dalam sebuah kamar rumah sakit. Ia mencoba menerawang kejadian yang di alaminya. Tak beberapa lama ia mulai mengingat kecelakaan yang di alaminya. Ia memperhatikan ibunya yang duduk di sampingnya. Raut wajahnya memancar aura keprihatinan.
Continue reading →
Continue reading →
“Hoaam..” aku terbangun dari tidurku. “Mumpung libur mending lari pagi,” pikirku ketika menatap keluar dan melihat hari masih gelap.
Continue reading →
Continue reading →
Langganan:
Postingan (Atom)




0 komentar: