Seorang pria sedang memandang langit malam di taman
rumahnya. Dia termenung mengingat masa lalu. Mengingat seseorang yang berharga
baginya. Seseorang yang memiliki hobi seperti yang ia lakukan sekarang, melihat
langit malam bertabur bintang. Mengingat impian orang tersebut yang ingin
menjadi bintang. Terngiang di pikirannya alasan mengapa orang tersebut sangat
ingin menjadi bintang.
“Kamu sekarang telah menjadi bintang. Bintang yang lebih
bersinar dari bintang-bintang yang aku lihat malam ini,” gumamnya.
Saat ia melamun datang seorang wanita dengan anaknya.
“Dika,” ucap pria itu pada anak yang menghampirinya.
Continue reading →




0 komentar: